Jurnal

ANALISIS FUNGSI DAN MAKNA MANTRA “TUTURAN SAWAI” SUKU KUTAI DI DESA BATU TIMBAU KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN KUTAI TIMUR
EKA JAYANTI ANDRIANINGSIH;Dr.Hamsyi Ghazali,M.Pd;Dra.Hj.Endang DS,M.Si

Fakultas Ilmu Budaya


; "> Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran prosesi dalam ritual dan hubungan fungsi serta makna yang dikandung dalam mantra tuturan sawai suku Kutai. Selain itu sebagai bahan kajian dalam kegiatan penelitian sastra lisan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dengan menggunakan teknik wawancara langsung dengan informan, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis isi (content analysis) yang terdiri atas analisis wacana, analisis retorika, analisis isi etnografis, dan analisis percakapan. Hasil penelitian ini adalah data berupa teks mantra tuturan sawai dalam bahasa Kutai yang terdiri atas mantra pertama pada saat pawang memanggil roh, muja mantra, mantra mandi kembang dan mantra serah terima. Deskripsi prosesi ritual Sawai suku yang terdiri atas peralatan dan perlengkapan serta tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian.
Fungsi dari mantra “tuturan sawai” suku Kutai adalah sebagai media komunikasi pawang dengan roh leluhurnya dalam ritual budaya daerah yang memiliki nilai sastra yang tinggi. Analisis makna dalam ritual sawai suku Kutai terdiri atas makna simbol dan makna mantra. Makna simbol berisi bentuk perbekalan seorang pengembara yang akan mengantarkan sesajian kepada roh leluhur. Sedangkan makna dalam mantra sawai suku Kutai di Desa Batu Timbau Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur adalah bentuk kekhawatiran, pengharapan, dan kepuasan batin.
Kata Kunci : Mantra, fungsi dan makna ritual Sawai,

Publikasi : Fakultas Ilmu Budaya(2016)(03)

Kontak :

Naskah Lengkap : Lisensi Terbuka (Format PDF)
Diakses : 262 Kali

Terbanyak Diakses

Analyzing the Portrayal of Patriarchal Oppression towards the Female Characters in J.K. Rowling’s The Casual Vacancy: A Reflective Post Feminist Critics, Nurliana Fitri;Erni Suparti,MEd;Singgih Daru Kuncara,M.Hum

ANALISIS CERPEN “KETIKA DERITA MENGABADIKAN CINTA” KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DITINJAU DARI NILAI RELIGI, Agus Budi Utomo; Drs.Syaiful Arifin, M.Hum; Drs. Hamsyi Ghazali, M.Pd

Novel Prahara di Martadipura karya Johansyah Balham ditinjau dari Aspek Sosiologi Sastra, Mutiara Rezeqy; Syamsul Rijal,SS., M.Hum; Drs. Akhmad Murtadlo,M.Pd

Analisis Novel Kemuning Senja di Beranda Mekah Karya Abu Umar Basyier ditinjau dari Psikologi Sastra, Alfa Ismayanti; Drs. M. Rusydi Ahmad, M. Hum

Analisis Cerita Rakyat Paser “Telaga Danum Layong” ditinjau dari Mitos, Siti Khadijah;Drs.Pudawari,M.Pd;Drs.Syaiful Arifin,M.Hum

Analisis Fenomenologi Novel Gampiran Karya Inni Indarpuri., Tiurma Lusyana Hutahaean;Dr.Hj.Widyatmike Gede Mulawarman;Drs.Syaiful Arifin

ANALISIS UNSUR-UNSUR TUTURAN “UPACARA DAYUNG” SUKU DAYAK KENYAH DI DESA PAMPANG KALIMANTAN TIMUR, Martanti Veronika; Dr. H. Mursalim, M.Hum; Dr. Hamsyi Ghazali, M.Pd