Audiensi dan Sosialisasi Program Studi S2 Kajian Budaya FIB Unmul di Dinas Pendidikan Kab. Berau
Berau, Selasa 20 Januari 2026— Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Mulawarman melaksanakan kegiatan Audiensi dan Sosialisasi Program Studi Magister (S2) Kajian Budaya di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan memperkenalkan program studi baru FIB Unmul kepada para pemangku kepentingan di daerah, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Hj. Mardiatul Idalisah, S.Pd., M.M., beserta jajaran staf dinas. Dari pihak Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman, hadir Ketua Program Studi S2 Kajian Budaya, Alamsyah, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Mardliya Pratiwi Zamruddin, M.A., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Ahmad Mubarok, M.Hum., bersama tim sosialisasi S2 Kajian Budaya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif FIB Unmul dalam memperkenalkan program S2 Kajian Budaya. Ia berharap kehadiran program ini dapat menjadi peluang bagi para pendidik dan pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi tanpa harus meninggalkan Kalimantan Timur.
Sementara itu, Alamsyah, Ph.D., selaku Kaprodi S2 Kajian Budaya, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan kajian budaya di era global, dengan fokus pada isu-isu lokalitas, multikulturalisme, dan keberlanjutan budaya di wilayah Kalimantan. “Kami berkomitmen untuk membangun kajian budaya yang berpijak pada konteks lokal, namun tetap memiliki relevansi global,” ujarnya.
Kegiatan audiensi ini juga menjadi langkah awal bagi FIB Unmul untuk menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, penelitian kebudayaan, dan pelestarian nilai-nilai budaya daerah.
Melalui kegiatan ini, FIB Unmul berharap dapat memperkuat posisi Universitas Mulawarman sebagai pusat pengembangan ilmu budaya di kawasan timur Indonesia, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat akademik dan instansi pemerintah dalam memperkuat ekosistem kebudayaan di Kalimantan Timur.

