Sejarah

Dengan ini secara historis dan kronologis kami menyampaikan bahwa upaya pendirian UP Fakultas llmu Budaya, menjadi Fakultas llmu Budaya Universitas Mulawarman.

TIM PERSIAPAN PEMBENTUKAN, DAN PENGELOLA UP FAKULTAS ILMU BUDAYA (Periode Tahun 2004 s.d. Desember 2014)

  1. Tim Persiapan Pembentukan UP Fakultas llmu Budaya Universitas Mulawarman Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unmul Nomor: 194/PP12004 Tentang Tim Persiapan Pembentukan Pembukaan UP Fakultas ilmu Pengetehuan Budaya Universitas Mulawarman. Susunan nama-nama dalam tim tersebut adalah sebagai berikut.
    1. Pembina : Rektor Unmul (Prof. Ir. H. Rachmad, M.Sc.)
    2. Pengarah : Pembantu Reklor I Unmul (Prof. Dr.lr.H.Ach.Ariffien Bratawinata M.Agr.)
    3. Ketua : Dr. Saraka. M.Pd.
    4. Seketaris : Surya Sili, Ph. D.
    5. Bendahara : Erni Suparti, S.Pd.
    6. Staf Adminsrasi:
      1. Ulfi Ulmi Usama, S.Pd.
      2. A. Aslinda S.Si
      3. Mustang S.Sos.
  2. Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Jakarta Nomor: 2170/D2.2/2009), Tanggal 23 Juli 2009, Perihal pertimbangan untuk pembukaan Program-program studi baru Universitas Mulawarman.
  3. Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman Nomor: 3l3A/DT/2Ol0, Tentang Peningkatan Status Program Studi Sastra lndonesia dan Program Sastra lnggris menjadi Unit Pelaksana (UP) Fakultas llmu Budaya Jenjang Sarjana (S l) Universitas Mulawarman.
  4. Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman Nomor:63l/KP/2009 Tanggal 2 September 2009, Tentang Pengangkatan Pengelola Program Studi Sastra lndonesia dan Program Studi Sastra lnggris Jenjang Strata Satu Universitas Mulawarman:
    1. Pelindung : Rektor Universitas Mulawarman
    2. Penanggung Jawab :
      1. Pembantu Rektor I Unmul
      2. Pembantu Rektor II Unmul
      3. Pembantu Rektor III Unmul
      4. Pembantu Rektor IV Unmul
    3. Ketua : Surya Siii, Ph.D.
      Wakil Ketua 1 : Dyah Sunggingwali, M.Pd.
      Wakil Ketua 2 : Noor Rahmawaty, M.Ed.
      Wakil Ketua 3 : Drs. M. Natsir, M.Pd.
    4. Ketua Program Studi
      Sastra Indonesia : Drs. Mursalim, M.Hum.
    5. Ketua Program Studi Sastra Inggris : Anjar Dwi Astuti, S.S.



PENGELOLA DAN PERUBAHAN STATUS UP FIB MENJADI FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVESITAS MULAWARMAN (Periode 2015 s.d. 2019)

  1. Surat Keputusan Rektor Universitas Mulawarman Nomor: 26/KP/2015, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Unit pelaksana Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman 2015, Tanggal 6 Januari 2015 Rektor Universitas Mulawarman Prof. Dr. H. Masjaya M.Si. telah melaksanakan pengangkatan Ketua UP Fakultas Ilmu Budaya Dr. H. Mursalim, M.Hum., menjadi Ketua UP Fakultas llmu Budaya menggantikan Dra. Hj. Surya Sili, Ph.D.
  2. Sejak bertugas sebagai Dekan Fakultas Ilrnu Budaya, Universitas Mulawarman, Dr. H. Mursalim, M.Hum., tetah mengkoordinir dan menangani secara intensif penyusunan Naskah Akademik Up FIB Unmul. Dalam penyusunan naskah akademik tersebut, juga dibantu oleh Wakil Dekan I, Satyawati, S.Pd., M.Pd., dan Wakil Dekan 2, Drs. M. Narsir, M.pd., serta Ketua Prodi Sastra Indonesia Sastra Inggris, Etnomusikologi, dan beberapa Staf Administrasi FIB. Selain itu, naskah akademik yang telah disusun juga dipresentasikan oleh Dr. H. Mursalim, M.Hum. di depan forum Anggota Senat Bidang Organisasi Universitas Mulawarman. Alhamdulillah setetah mendapatkan persetujuan dari Anggota Senat, kemudian naskah akademik tersebut dilanjutkan oleh Dr. H. Mursalim M.Hum. usulannya ke Direkorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan pendidikan Tinggi, Kemenristek Dikti, Jakarta. Dengan mengucapkan puji Syukur ke Kehadirat Allah SWT Alhamdulillah pada Tanggal, 24 Juli 2018, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik lndonesia mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 26 Tahun 2018 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Nomor: 09 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Mulawarman. Selanjutnya, dengan berbagai capaian yang telah diwujudkan oleh Dr. H. Mursalim, M.Hum., maka UP Fakultas llmu Budaya telah berubah kedudukannya menjadi Fakultas llmu Budaya dan berdasarkan pasal 51 OTK Unmul, Fakultas llmu Budaya Unmul, adalah fakultas yang menduduki urutan ke tiga belas di Universitas Mulawarman. Kemudian, kami Pengelola FIB juga menyadari bahwa dengan tewujudnya UP FIB Unmul menjadi Fakultas llmu Badaya Unmul adalah tidak telepas dari dukungan penuh dan tulus dari Rektor Universitas Mulawarman, Bapak Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si. Ada pun wujud dukungan Beliau yaitu diterbitkannya (l) SK Nomor: l963/DT/20l5 Tentang Peningkatan Status UP Fakultas Ilmu Budaya menjadi Fakultas Ilmu Budaya Unmul, (2) SK Nomor: 1883/SK/2017 Tentang Penunjukan Eks. Rektorat Lama Unmul sabagai Kampus UP Fakultas llmu Budaya Unmul, (3) Ditandatanganinya laporan Kronologis Usulan Pendirian Fakultas llmu Budaya, (4) Ditandatanganinya suat kesediaan menerima dan melaksanakan mandat penyelenggaraan Prodi Etnomusikologi di FIB Unmul, serta yang lain-lainnya.
  3. Selanjutnya, sejak bertugas sebagai dosen di Universitas Mulawarman, Dr. H. Mursalim, M.Hum. juga telah berhasil memberikan kontribusi di Unmul yaitu mendirikan beberapa organisasi profesi di bidang kebudayaan Indonesia yang dapat mendukung kemajuan akreditasi prodi, serta fakultas di FKIP dan di FIB Unmul, serta mendukung pengembangan, dan kemajuan akeditasi di Universitas Mulawarman. Ada pun organisasi profesi yang dimaksud seperti HPBI (Himpunan Pembina Bahasa lndonesia) yang dimulai Tahun 1999, dengan keberadaam HPBI pada saat itu dapat melaksanakan Seminar Nasional di Unmul dan hasilnya dapat mengeluarkan rekomendasi tentang pembentukan Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, serta dapat pula mendukung akreditasi Prodi PBSI dan Daerah di FKIP Unmul, sehingga mendapatkan Akeditasi A. Kemudian, HISKI (Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia) Tahun 2016 s.d. sekarang, dapat mendukung Reakreditasi di prodi Sastra lndonesia dan Sastra Inggris di FIB Unmul, serta PBIPA Unmul (pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penutur Asing di Unmul) mulai Tahun 2009 s.d. sekarang, dan sudah berhasil melayani dan meluluskan sejumlah Mahasiswa Asing yang telah belajar bahasa lndonesia di Unmul. program Mahasiswa Darma Siswa ini merupakan program kerja sama internasioanl Unmul dengan Biro Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan berbagai Kedutaan Besar di berbagai Negara. Dengan adanya kerja sama ini juga dapat mendukung keberhasilan akreditasi Universitas Mulawarman khususnya kerja sama di bidang luar negeri.

Visi

Menjadi lembaga pendidikan dan penelitian kebudayaan yang ternama dalam pengelolaan sumber daya manusia sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang seni, bahasa, sastra dan budaya, mempunyai kompetensi berstandar nasional, serta peduli pada kepentingan kemanusiaan, dan berwawasan kebangsaan berdasarkan Pancasila.

Misi

  1. Meningkatkan integritas kepribadian yang berjiwa Pancasila dan diakui secara universal.
  2. Meningkatkan kualitas manajemen maupun mutu Fakultas Ilmu Budaya yang efektif, efisien, transparan, solid dan kompetitif dan selalu melakukan evaluasi.
  3. Menyelenggarakan pendidikan bermutu dalam mencetak lulusan professional yang menguasai keilmuan sehingga dapat berfikir, bersikap, dan bertindak sebagai ilmuwan yang professional dan humanis.
  4. Menyelenggarakan penelitian yang inovatif yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu, teknologi, seni, dan budaya.
  5. Menyelenggarakan program pengabdian pada masyarakat di bidang seni, bahasa, dan budaya.
  6. Melestarikan budaya lokal dan nasional.
  7. Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri dalam bidang kebudayaan untuk pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Tujuan

  1. Menjadi institusi pendidikan yang mampu menciptakan individu yang bermutu dan berdaya saing, mampu melestarikan kearifan budaya lokal dan nasional dengan mengapresiasikan dan mengembangkan budaya tersebut sesuai dengan nilai-nilai moral dan agama di masyarakat.
  2. Menjadi institusi pendidikan yang mampu mengembangkan budaya lokal, khususnya budaya Kalimantan Timur untuk bersaing secara global melalui penelitian yang inovatif dan pemberdayaan masyarakat agar memiliki kepekaan terhadap lingkungannya.
  3. Menjadi lembaga seni dan budaya yang akan membuka wawasan masyarakat terhadap budaya lain secara arif dan humanis tanpa meninggalkan nilai dan moral budaya setempat.
  4. Mampu menciptakan individu-individu yang humanis, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat lokal dan internasional.
  5. Mampu bertindak sebagai lembaga yang melaksanakan evaluasi dan kritik budaya, sastra dan seni di Kalimantan Timur sebagai usaha perbaikan dan pengembangan budaya tersebut.
  6. Menjadi duta budaya, sastra dan seni daerah pada tingkat nasional dan internasional.
  7. Menjadi fasilitator dan menjalin kerjasama budaya, sastra dan senipada tingkat internasional.