Menuju Bangku Magister Kajian Budaya, Calon Mahasiswa Ikuti TKA di FIB UNMUL
Samarinda, 13 Februari 2026 — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman hari ini melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk calon mahasiswa Program Magister Kajian Budaya UNMUL. Ujian ini diikuti oleh 19 peserta dan menjadi bagian penting dari proses penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana tersebut.
TKA diselenggarakan sebagai alat penilaian untuk memastikan kesiapan akademik calon mahasiswa. Ujian ini dirancang untuk mengukur keterampilan penalaran, kemampuan analitis serta pemahaman konseptual yang relevan dengan disiplin kajian budaya sehingga peserta yang dinyatakan memenuhi standar penilaian benar-benar siap mengikuti perkuliahan dan kegiatan riset di tingkat magister.
Pelaksanaan TKA dipantau oleh panitia penerimaan fakultas dengan menerapkan prosedur verifikasi identitas peserta serta pengawasan sesuai ketentuan ujian yang berlaku. Proses ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam menjaga kredibilitas dan mutu penerimaan mahasiswa baru di lingkungan pascasarjana.
Sebanyak 19 peserta yang mengikuti Ujian merupakan lulusan S1 dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, beberapa di antaranya berasal dari Prodi Etnomusikologi FIB UNMUL. Keikutsertaan alumni ini menunjukkan keberlanjutan minat akademik di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya serta kepercayaan terhadap pengembangan studi budaya di jenjang yang lebih tinggi.
Hadirnya Program Magister Kajian Budaya memberikan dampak positif bagi Fakultas maupun bagi calon mahasiswa. Bagi Fakultas, program ini menambah kapasitas riset dan aktivitas akademik serta memperluas jejaring kerja sama di bidang kebudayaan. Sementara itu, bagi calon mahasiswa, jenjang magister membuka kesempatan untuk menempuh studi lanjutan, mengembangkan kemampuan penelitian, serta membangun jaringan profesional yang relevan dengan bidang yang diminati. Fakultas Ilmu Budaya berharap program ini dapat melahirkan peneliti, pengajar, dan praktisi kebudayaan yang berdaya saing tinggi, berkualitas dan berkontribusi secara nyata bagi pengembangan serta pelestarian kebudayaan di tingkat lokal Kalimantan Timur maupun nasional.

