Admin

02 Sep 2026

5 melihat

Edukasi Kesehatan Mental dengan Tema "Memahami Empati, Emosi, dan Kesehatan Mental di Tengah Perbedaan"

Edukasi Kesehatan Mental dengan Tema "Memahami Empati, Emosi, dan Kesehatan Mental di Tengah Perbedaan"

SAMARINDA – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Mulawarman kembali menjadi pusat kegiatan akademik dan sosial yang inspiratif. Bekerja sama dengan Yayasan Nur Assyifa Samarinda serta didukung oleh Suzuki, telah sukses diselenggarakan acara edukasi kesehatan mental dengan mengusung tema “Memahami Empati, Emosi, dan Kesehatan Mental di Tengah Perbedaan”.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, pukul 08.30 WITA hingga 12.00 WITA, bertempat di Gedung ILAB Universitas Mulawarman. Acara ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yaitu dr. Yenny, Sp.KJ, seorang dokter spesialis kedokteran jiwa yang aktif berbagi wawasan seputar pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan sosial dan akademik melalui Komunitas Dokter Berbagi.

Acara Edukasi Kesehatan Mental di Gedung ILAB Unmul

Menjembatani Perbedaan Lewat Empati

Dalam pemaparannya, dr. Yenny, Sp.KJ mengangkat berbagai realitas kehidupan sehari-hari—khususnya dinamika interaksi antara mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus. Menggunakan ilustrasi situasi perkuliahan yang hangat, seperti kondisi kelas yang panas akibat fasilitas ruangan yang kurang mendukung, beliau mengajak audiens untuk melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

"Memiliki alasan tidak otomatis membuat perilaku kita benar, namun perilaku yang tidak tepat tidak selalu berarti orang tersebut tidak punya alasan," ungkap dr. Yenny dalam salah satu poin materinya.

Lebih lanjut, ditekankan bahwa setiap individu—baik mahasiswa, dosen, maupun orang tua di rumah—memiliki kebutuhan, prioritas, dan kepentingannya masing-masing. Masalah utama sering kali bukan terletak pada perbedaan kepentingan itu sendiri, melainkan pada bagaimana cara seseorang merespon situasi ketika kepentingannya berbenturan dengan orang lain.

Pemaparan Materi oleh dr. Yenny, Sp.KJ

Tiga Langkah Bijak Sebelum Bertindak (Before You Act)

Sebagai panduan praktis bagi peserta, dr. Yenny membagikan tiga langkah reflektif yang perlu dilakukan sebelum merespon suatu situasi pelik agar tidak saling menyakiti:

  1. Refleksi Diri: Menyadari apa yang sebenarnya sedang dirasakan dan dibutuhkan.
  2. Empati Sosial: Memahami apa yang sedang terjadi pada diri sendiri maupun pada orang lain.
  3. Respon Konstruktif: Memperjuangkan apa yang penting bagi diri sendiri (seperti kenyamanan belajar atau penyelesaian tugas) dengan cara yang tepat—misalnya meminta izin untuk jeda sejenak, mencari solusi fasilitas, atau mengajak pihak terkait bekerja sama—tanpa harus merugikan atau menyakiti orang lain.
Peserta dan Suasana Edukasi Kesehatan Mental di Gedung ILAB

Acara yang disponsori oleh Suzuki ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari para peserta yang hadir di Gedung ILAB Unmul. Melalui kegiatan ini, diharapkan civitas akademika dan masyarakat luas semakin sadar akan pentingnya kecerdasan emosional, pengelolaan stres, serta penguatan empati dalam menghadapi keberagaman dinamika sosial sehari-hari.