Admin

09 Jul 2026

24 melihat

BEM Fakultas Ilmu Budaya Gelar Seminar Kewirausahaan, Dorong Mahasiswa Bangun Mental Kreatif dan Inovatif di Era Digital

BEM Fakultas Ilmu Budaya Gelar Seminar Kewirausahaan, Dorong Mahasiswa Bangun Mental Kreatif dan Inovatif di Era Digital

Samarinda, 19 Mei 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman sukses menyelenggarakan seminar kewirausahaan bertajuk “Membangun Mental Wirausaha di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung di gedung I-Lab Unmul pada Selasa (19/5/2026).

Seminar yang diinisiasi oleh BEM Fakultas Ilmu Budaya ini turut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ahmad Mubarok, S.Pd., M.Hum., serta didampingi oleh staf akademik yang diwakili oleh Bapak Marsend Tolanda, SE.

Acara ini menghadirkan Alda Fuadiah sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi bersama dua narasumber berkompeten, yaitu Muhammad Harits Zidni Khatib Ramadhani, S.E., M.Si., CA.CAP. (Dosen FEB sekaligus Direktur CV. Indiz Berkah Makmur) dan Hj. Andi Tejawati, S.Sos., M.Si. (Dosen Teknik Informatika).

Diskusi interaktif ini berlangsung dari pagi hingga siang hari dengan tujuan utama memberikan wawasan baru bagi mahasiswa agar berani keluar dari zona nyaman dan mulai membangun mindset wirausaha sejak dini di bangku perkuliahan.

“Melalui acara ini, saya harap mahasiswa dapat keluar dari zona nyaman dan membangun mindset untuk menjadi wirausaha yang inovatif di era sekarang,” ujar Wakil Dekan III, Dr. Ahmad Mubarok, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya.

Dalam pemaparan materi, terdapat 4 (empat) poin utama yang dibahas secara mendalam oleh para narasumber:

  • 1. Motivasi dan Mental Entrepreneur: Muhammad Harits menekankan bahwa kepribadian dan soft skills yang kuat dibentuk dari motivasi serta mental yang tangguh dalam merespons setiap masalah. Mahasiswa didorong untuk terus mengeksplorasi potensi diri di luar perkuliahan dan menghilangkan pemikiran pasif seperti “jalani aja dulu” agar siap bersaing di dunia kerja.
  • 2. Mengubah Ketakutan Menjadi Energi (Fear Motivation): Harits memaparkan bahwa ancaman nyata seperti perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi digital, dan ketatnya persaingan kerja harus dikonversi menjadi motivasi positif. Ketakutan akan masa depan dan kegagalan harus dijadikan energi untuk terus mencoba serta konsisten belajar dengan growth mindset.
  • 3. Tantangan dan Peluang Karir Era Digital: Menyambung materi sebelumnya, Hj. Andi Tejawati menjelaskan bahwa era digital memungkinkan informasi diterima secara instan yang membawa manfaat besar bagi efisiensi dan produktivitas. Kendati demikian, mahasiswa juga diingatkan untuk tetap waspada dan mampu mengatasi tantangan digital seperti kesenjangan digital, masalah keamanan data, hingga privasi.
  • 4. Inovasi dalam Membangun Bisnis: Guna membangun karier yang sukses, narasumber mengajak mahasiswa untuk berani melahirkan inovasi-inovasi baru. Inovasi tersebut tidak terbatas pada produk fisik saja, melainkan bisa diwujudkan dalam bentuk jasa, proses, teknologi, hingga model bisnis baru yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Menanggapi antusiasme peserta yang luar biasa, Muhammad Harits menyampaikan harapannya agar pasca-acara ini, lahir wirausaha-wirausaha baru dari lingkungan Universitas Mulawarman yang memiliki arah dan kompas tujuan hidup yang jelas.

“Tidak semua harus sekarang, tapi semua harus diusahakan dari sekarang,” tegas Muhammad Harits dalam memotivasi para mahasiswa.

Sebagai bentuk dorongan moral, seminar ini ditutup dengan pesan-pesan motivasi untuk membakar semangat mahasiswa agar terus melangkah tanpa takut gagal. Mahasiswa diingatkan untuk tidak membiarkan ketakutan menghalangi impian mereka dan menghadapi segala tantangan dengan percaya diri.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, BEM Fakultas Ilmu Budaya Unmul berkomitmen untuk terus memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi diri di luar akademik demi mencetak generasi muda Unmul yang mandiri, kreatif, inovatif, serta siap menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri dalam menyongsong kesuksesan di masa depan.